Adiantum (Suplir)

Adiantum (Suplir)

Tanaman suplir merupakan salah satu jenis paku-pakuan atau dalam bahasa latin disebut juga sebagai Pteridophyta. Jika diklasifikasikan, tanaman suplir ini akan menjadi seperti berikut.

Kingdom : Plantae
Divisi : Pteridophyta
Kelas : Filicopsida 
Ordo : Polypodiales 
Famili : Pteridaceae
Genus : Adiantum
Spesies : Adiantum sp 

Ciri, Bentuk, & Warna

Adiantum termasuk dalam genus tanaman sehingga memiliki banyak spesies berbeda. Secara umum, tanaman paku ini memiliki karakteristik sendiri yang berbeda dari jenis paku-pakuan yang lain. Mulai dari daunnya, Adiantum memiliki bentuk daun yang memanjang dan cenderung bulat. Pada bagian bawah daun, terdapat sorus atau kluster-kluster yang berisi kelompok spora. Spora tersebut dilindungi oleh indusium dengan tangkai berwarna hitam mengkilap. Sistem pertulangan daun suplir ini sangat unik dan terlihat seperti sporofil atau menyirip.

Daun Adiantum akan bersisik halus setelah dewasa, sama seperti jenis paku-pakuan yang lain. Hanya saja, daun tanaman suplir ini akan tumbuh dari rizoma berbentuk melingkar ke dalam seperti tangkai biola atau disebut sebagai circinate vernation. Daun tersebut akan tumbuh dan membuka secara perlahan, serta termasuk dalam jenis daun majemuk. Bentuk daun suplir segitiga atau segiempat dengan helaian memanjang secara simetris. Yang membuat Adiantum unik dari paku-pakuan lain karena tanaman ini tidak bisa dibasahi dengan air. Hal ini karena tanaman suplir memiliki rambut-rambut halus di sekitar daun yang melindunginya dari air. 

Selain bentuk daun Adiantum yang kecil dan unik, tanaman suplir ini memiliki batang berukuran kecil dan berwarna hitam di sekelilingnya. Perakaran suplir dapat tumbuh dengan baik untuk mencari unsur hara. Tak heran, jika akar tanaman ini dapat menembus tembok bangunan atau tebing sebagai tempat pertumbuhannya. Akar tanaman suplir termasuk dalam kategori akar serabut dan berasal dari rizoma.

Cara Menanam

Langkah pertama untuk menanam suplir yaitu mempersiapkan bibitnya terlebih dulu. Untuk mendapatkan bibit suplir, dapat dilakukan dengan memisahkan bibit dari tanaman induk berkualitas baik. Usahakan, saat pemisahan calon bibit, tidak merusak batang karena sangat tipis. Setelah itu, simpan bibit suplir di tempat yang basah dan lembab. Langkah selanjutnya, buatlah media tanam atau wadah tanam menggunakan polybag atau tempat lain yang sudah dilubangi di setiap sisinya. Gunakan tanah gembur yang mengandung banyak unsur hara dan pupuk kompos atau pupuk kandung. Lalu, basahi dengan air. 

Apabila bibit dan media tanam sudah siap, tanamlah bibit ke dalam media tanam. Hati-hatilah pada proses penanaman ini supaya batang tidak patah. Kemudian, letakkan tanaman suplir ke area yang teduh dan siram secara berkala setiap hari.

Tips Merawat

Tanaman suplir dapat tumbuh dengan baik apabila mendapatkan perawatan yang tepat. Salah satu hal penting yang harus dilakukan adalah menjaga kelembaban tanaman suplir dengan cara menyiram secara rutin. Selain itu, berikan pupuk cair setiap dua bulan sekali supaya nutrisi yang diperlukan tanaman suplir tercukupi.  

Letak tanaman suplir juga berpengaruh terhadap pertumbuhannya. Dapat dikatakan bahwa tanaman suplir tumbuh dengan baik di lingkungan yang memerlukan cahaya matahari tidak terlalu banyak. Anda dapat meletakkannya di dekat jendela. Apabila diletakkan di pekarangan, pastikan ada tanaman lain yang lebih besar untuk menutupi suplir supaya cahaya matahari tidak mengenainya secara langsung.

Seperti tanaman lainnya, suplir dapat terkena hama dan penyakit seperti daun menggulung, daun berwarna keperakan, daun berukuran kecil, akar berbintil, hingga bagian batang rontok. Untuk menanggulanginya, semprotkan pestisida dengan konsentrasi rendah supaya tidak membahayakan suplir Anda.