Aglaonema Neon

Aglaonema Neon

Aglonema merupakan tanaman hias yang lebih dikenal dengan nama Sri Rejeki. Tanaman ini dapat bertahan di dalam ruangan hingga satu minggu tanpa dikeluarkan. Karenanya Aglonema sangat cocok untuk dijadikan tanaman indoor.  Tanaman ini juga memiliki jenis dan varian yang sangat beragam. Di Indonesia sendiri, tersebar lebih dari 30 jenis  varian Aglaonema. Salah satunya adalah Aglonema Neon.

Ciri, Bentuk, Dan Warna

Ciri tanaman hias Aglonema Neon yaitu memiliki akar berserabut berwarna putih dan diameter batang yang relatif kecil sekitar 1-3 cm. Daunnya sendiri berbentuk bulat agak panjang dan meruncing, serta didominasi warna hijau dengan tulang daun berwarna putih.

Cara Menanam

Berikut tahapan-tahapan yang harus kita lakukan sebelum melakukan proses penanaman Aglaonema Neon.

1. Persiapan Media Tanam 

Media tanam merupakan salah satu faktor penting dalam menanam Aglaonema Neon agar dapat tumbuh subur. Jenis-jenis media tanam pun sangat bervariasi. Mulai dari campuran tanah, kompos, pupuk kandang, sekam padi, dan masih banyak lagi. Selain berfungsi sebagai penopang tanaman, media tanam juga menjadi penyalur nutrisi atau unsur hara juga menjadi ruang gerak akar tanaman agar dapat tumbuh dan berkembang.  

Cara membuat media tanam untuk aglonema yaitu dengan menyiapkan tanah subur dan gembur, lalu siapkan 100 gram Granule Bio Organik GDM SaMe, dan larutkan 10 ml GDM Black BOS kedalam 1 liter air. Masukkan tanah kedalam pot yang telah disediakan, taburkan Granule Bio Organik GDM SaMe diatas tanah. Siram dengan air hingga lembab. Kemudian siramkan larutan GDM Black BOS ke seluruh permukaan tanah.

2. Penanaman Bibit Aglaonema

Aglaonema Neon harus ditanam dengan cara yang tepat. Walaupun tanaman hias ini  merupakan salah jenis tanaman yang mudah untuk dibudidayakan. Namun Anda tetap haru memilih bibit dari indukan yang baik, sehat, tidak cacat, dan bebas dari serangan hama/penyakit. Larutkan 250 ml pupuk organik cair spesialis tanaman hias kedalam 5 liter air. Masukkan bibit yang hendak ditanam ke dalam larutan tersebut selama 30 menit. Angkat bibit yang sudah direndam. 

Buat lubang tanam sedalam beberapa cm, untuk memasukkan ¼ bagian bibit. Masukkan seluruh akar dan bagian bawah batang bibit kedalam tanah. Tutup akar dan bagian bawah batang dengan tanah. Siram dengan air secukupnya. Lakukan penyiraman secara teratur pada pagi atau sore setiap harinya. 

Tips Merawat

Berikut ini tips dan trik seputar perawatan Aglaonema Neon :
  1. Umumnya tanaman Aglaonema tidak menyukai sinar matahari secara langsung. Oleh karena itu, sebaiknya pemeliharaan tanaman tersebut diberi naungan paranet. Di dataran rendah, paranet yang dibutuhkan berkerapatan 75%. Sedangkan di dataran tinggi, kerapatan paranet yang dibutuhkan 65-70%. Intensitas matahari optimal untuk pertumbuhan Aglaonema Neon ini berkisar 50%.
  2. Untuk pemupukan bibit Aglonema Neon ini, berikan pupuk slow release, seperti Dekastar, sebanyak 1 sendok teh. Pemupukan dilakukan dengan cara memendam pupuk sedalam 10-15 cm atau menaburinya di sekitar tanaman. Selanjutnya, berikan pupuk daun tiga bulan sekali. Sementara untuk aglaonema dewasa, berikan pupuk NPK berkadar N tinggi dengan dosis sesuai anjuran pada kemasan.
  3. Lakukan penyiraman secara rutin dan selalu bersihkan gulma yang mengganggu. Anda juga harus memangkas dedaunan yang layu dan menguning. Dan jangan lupa untuk menggemburkan tanah pada media tanam minimal sebulan sekali agar anakan Aglonema Neon dapat tumbuh.
Nah, itu tadi ulasan mengenai tanaman hias Aglonema Neon. Bagaimana? Apakah Anda tertarik untuk membudidayakannya?