Philodendron lacerum

Philodendron lacerum

Sumber foto: @hali.plants

Ada begitu banyak jenis tanaman hias Philodendron yang jadi incaran pengoleksi tanaman hias, salah satu di antaranya adalah Philodendron lacerum. Rupanya yang unik dan daya tahannya yang tinggi, membuat tanaman yang bisa hidup secara merambat ini menjadi salah satu primadona tanaman hias. Yuk simak cara menanam dan merawatnya dari ulasan berikut ini.

Ciri, Bentuk, dan Warna

Tanaman hias satu ini bisa dibilang sebagai salah satu jenis Philodendron yang memiliki daun berukuran besar. Bagaimana tidak, daunnya yang memiliki banyak lobus ini, bisa mencapai panjang 50 centimeter dan lebar 20 centimeter. Dari bentuk daunnya ini pula lah, banyak yang menyebut daunnya ini sebagai daun telinga gajah, karena saking lebarnya.

Seperti kebanyakan tanaman Philodendron lainnya, tanaman hias satu ini memiliki warna hijau pekat, dengan sedikit aksen kekuningan di bagian tulang daunnya. Tangkai daunnya sendiri berbentuk silinder, dengan warna yang sama seperti daunnya. Walaupun jarang, namun tanaman ini juga menghasilkan bunga, dengan spathe yang berwarna merah tua di bagian luar dan ungu di dalamnya.

Cara Menanam

Philodendron lacerum merupakan tanaman yang sangat tepat untuk ditanam di Indonesia. Pasalnya, tanaman ini memang memiliki habitat di daerah tropis. Maka dari itu, Anda tak perlu pikir 2 kali untuk menanam dan merawat tanaman hias satu ini di rumah. Penanamannya sendiri bisa dilakukan melalui stek batang, yang diuraikan melalui cara berikut ini.

  1. Sediakan wadah atau pot kecil untuk meletakkan media tanam dan stek batang tanaman hias.
  2. Sediakan media tanam yang terdiri dari kombinasi sekam, sekam bakar, akar pakis, pupuk kandang, dan tanah merah. Perbandingan tiap bahannya ini adalah 2:1:1:1:1.
  3. Selanjutnya, potong bagian batang tanaman hias ini dengan menggunakan pisau yang telah diolesi dengan alkohol. Pastikan pada potongan tersebut hanya sedikit bagian akarnya yang terpotong.
  4. Kemudian, oleskan fungisida pada bagian batang atas tersebut kemudian tanam di media tanam. Pengolesan fungisida dimaksudkan agar tak tumbuh jamur di bagian batang atas tersebut.
  5. Letakkan wadah yang berisi media tanam dan stek batang ini di tempat yang memperoleh sinar matahari sebanyak 60 hingga 65 persen.
  6. Dalam waktu 2 minggu, akan muncul helaian daun baru pada potongan batang tersebut.

Cara Merawat

Perawatan yang optimal merupakan kunci utama agar Philodendron lacerum yang ditanam bisa tumbuh sehat dan terhindar dari kekusaman. Mengingat tanaman hias satu ini termasuk tanaman sukulen, jadi Anda tak perlu memperhatikannya di hampir setiap waktu, cukup lakukan perawatan secara berkala saja. Sebagai pedoman, Anda bisa ikuti cara perawatannya berikut ini.

1. Lakukan Penyiraman Sebanyak 1 hingga 2 Kali per Minggu

Tanaman hias satu ini merupakan tanaman yang suka dengan kondisi tanah yang lembap, namun tak banjir dengan air. Oleh sebab itu, cukup lakukan penyiraman sebanyak 1 hingga 2 kali seminggu. Jika cuaca relatif mendung. Anda bisa jadikan kekeringan permukaan tanah setinggi 1 hingga 2 inci, sebagai patokan waktu penyiraman tanaman hias ini.

2. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung

Pertumbuhan tanaman hias ini akan lebih optimal di kondisi cahaya yang redup. Oleh sebab itu, tak masalah jika Anda meletakkannya di dalam ruangan. Namun, jika ingin menjadikannya sebagai tanaman hias yang diletakkan di teras atau pekarangan rumah, pastikan untuk tak membuatnya terkena paparan sinar matahari langsung.

Bentuk daunnya yang unik, membuat Philodendron lacerum ini sangat tepat dijadikan sebagai tanaman hias di rumah Anda. Warna daunnya yang hijau, akan mengeluarkan aura kesegaran saat Anda meletakkannya di luar maupun di dalam rumah. Mengingat tanaman hias ini sifatnya sukulen, membuat Anda tak perlu harus memperhatikannya setiap saat.

Ingin tahu lebih banyak mengenai media tanam yang tepat untuk tanaman Philodendron ini? Baca dulu saja ulasan lengkapnya di sini. Anda juga bisa lengkapi koleksi Philodendron lainnya, dengan membawa pulang varian Gladhands satu ini.