Sedum (Stonecrop)

Sedum (Stonecrop)

Sumber foto: @mr_plantgeek

Tanaman hias yang banyak dipilih dan dijadikan sebagai tanaman hias adalah tanaman hias yang didominasi dengan banyak bunga. Salah satunya adalah tanaman Sedum (Stonecrop). Tanaman ini merupakan jenis tanaman sukulen di mana ditandai dengan batang atau daun yang berdaging tebal. Tanaman yang banyak ditemukan di daerah Afrika dan Amerika Selatan ini termasuk tanaman yang bisa hidup bertahan lama. Berikut informasi lengkapnya.

Ciri, Bentuk dan Warna

Tanaman ini terlihat didominasi dengan daun dan batangnya yang besar. Ada beberapa spesies dari jenis tanaman ini yang bisa tumbuh antara 40 cm sampai 70 cm. Pada bagian batangnya  terlihat tegak, merayap dan berisi bunga aktinomorfik kecil menyerupai asterisk dan berwarna merah, putih, merah muda, ungu atau kemerahan dan kuning.

Cara Menanam

Tanaman Sedum (Stonecrop) ini termasuk tanaman yang mudah tumbuh dan terlihat bagus terutama pada musim kemarau. Apabila ingin menanam maupun membudidayakan tanaman ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan sebagai berikut.

1. Persiapkan Media Tanam

Tanaman ini termasuk tanaman yang bisa hidup dengan baik di tanah atau media tanam yang tidak terlalu basah. Jadi, semua jenis tanah bisa dipilih sebagai media tanam. Asal jangan terlalu basah. Apabila tanah terlalu basah, ada baiknya dikeringkan terlebih dahulu dengan baik. Pasalnya, tanah yang basah atau tanah yang terlalu basah dapat mempercepat tanaman semakin membusuk.

Baik itu spesies Sedum yang tumbuh tinggi maupun spesies Sedum yang tumbuh merayap. Misalnya tanah berpasir, tanah lereng bukit, taman batu, kebun dan sebagainnya. Selain tanah, bisa juga ditambahkan pupuk organik. Usahakan untuk tidak menggunakan pupuk non organik dikarenakan ada beberapa spesies yang tidak bisa tumbuh baik dengan pupuk ini.

2. Persiapkan Lahan atau Tempat

Tanaman ini termasuk tanaman yang bisa hidup di lahan yang luas, dinding, maupun di dalam pot. Apabila ingin menanam tanaman ini, tempatkan tanaman ini di tempat yang memiliki kondisi tempat yang baik. Misalnya tidak terlalu basah yang dikarenakan hujan dan sebagainya. Begitu juga saat menempatkan tanaman ini di dalam pot. Usahakan memilih pot yang memiliki sistem drainase yang baik.

3. Proses Menanam

Pada saat menanam, tanaman ini tidak terlalu memerlukan prosedur yang membingungkan. Sesuaikan saja dengan spesies dari jenis tanaman ini. Apabila tanaman yang ditanam adalah spesies yang biasa tumbuh tinggi, tanam tanaman dengan baik lalu tempatkan di tempat yang bagian atap tidak terhalangi dengan benda apapun. Begitu juga dengan tanaman yang spesiesnya merayap. Bisa disesuaikan di dalam pot dan diletakkan di bawah atau bisa juga ditambahkan torus.

Cara Merawat

Tanaman Sedum (Stonecrop) merupakan tanaman yang bisa ditempatkan di dalam ruangan. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang harus dilakukan agar tanaman ini tetap bisa bertahan dan tumbuh dengan baik.

1. Lakukan Penyiraman yang Sedikit

Tanaman ini termasuk memiliki banyak spesies. Ada beberapa spesies tersebut yang cukup toleran dengan air dan ada yang tidak. Namun, pada umumnya tanaman jenis ini lebih menyukai daerah yang sedikit air. Oleh karena itu, siramlah sesekali saja. Apabila ingin tanaman menghasilkan terbaik, beri air namun secukupnya saja. Jangan terlalu banyak hingga mengakibatkan media tanah terlalu basah.

2. Jaga Paparan Sinar Matahari

Kebanyakan tanaman jenis ini menyukai paparan sinar matahari penuh atau sebagian. Oleh karena itu, bila tanaman ditempatkan di tempat seperti pot, tanaman harus mendapatkan paparan sinar matahari setidaknya 5 jam atau lebih per hari. Namun, ada beberapa spesies tanaman ini seperti Sedum Ternatum yang lebih menyukai tumbuh ditempat teduh.

Itulah informasi mengenai tanaman hias Sedum (Stonecrop). Apabila ingin membuat ruangan semakin indah, ada baiknya tanaman ini diletakkan di rak yang tersusun dengan rapi sesuai dengan spesiesnya masing-masing. Selain itu, perhatikan juga kondisi tanaman agar tidak terserang dari  hama dengan menyemprotkan pestisida.