Sente

Sente

Sumber foto: @cobalt_maulana

Tanaman hias tidak selalu yang berbentuk imut maupun berwarna-warni. Tanaman hias yang termasuk ke dalam kategori talas juga bisa digunakan sebagai tanaman di suatu tempat. Salah satunya adalah Sente. Selain digunakan sebagai tanaman hias, tanaman ini juga memiliki kegunaan sebagai materi makanan karena kaya akan karbohidrat bagi sebagian orang. Berikut informasi lengkapnya.

Ciri, Bentuk dan Warna

Tanaman yang bisa tumbuh dengan tinggi  1 sampai 3 m ini memiliki daun jenis tunggal yang menyerupai jantung, lebar dan pertulangan yang banyak. Pada bagian ujung daunnya terlihat runcing dengan tepian daun yang terlihat rata.

Daun merupakan bagian yang menjadi pusat keindahan dari tanaman dalam kategori talas ini. Oleh sebab itu, daun ini bisa tumbuh antara 25 sampai 75 cm dan didominasi dengan warna hijau.

Tidak hanya itu, tanaman ini juga mempunyai bunga bertongkol yang berbentuk silindris. Bunga ini biasanya tumbuh dengan panjang tangkai 20 sampai 30 cm dan berwarna putih kekuningan. Selain memiliki bunga, tanaman ini juga menghasilkan buah dengan diameter 5 cm berwarna hijau.

Tanaman yang berkembang biak memakai biji dan umbi, memiliki bentuk biji yang biasanya berbentuk lingkaran panjang, beralur membujur  dan berwarna hijau. Sedangkan pada bagian batang, tanaman ini berbentuk lingkaran, tidak berkayu dan cenderung berwarna putih kecokelatan.

Cara Menanam

Tanaman yang memiliki nama latin Alocasia Macrorrhiza Schott ini tidak hanya berfungsi sebagai tanaman hias saja. Ternyata tanaman Sente ini juga dipercaya digunakan untuk menyembuhkan sakit pada sendi dan mengobati penyakit batuk. Apabila ingin memperbanyak tanaman ini, lakukan beberapa hal berikut untuk menanamnya.

1. Persiapkan Lahan Menanam

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah menyiapkan lahan atau tempat untuk menanam tanaman.  Tanaman ini bisa di semua tempat, tetapi ada baiknya tanaman ini ditanam di lahan yang luas seperti di pekarangan.

Oleh karena itu, bersihkan tempat atau lahan dari rumput atau gulma. Setelah itu, buatlah luang tanam yang berukuran 40 x 40 x 30 cm dengan jarak tanam antar lubang 0,5 sampai 1 m bila ada banyak bibit tanaman.

2. Persiapkan Media Tanam

Berikutnya adalah menyiapkan media tanam. Adapun media tanam yang digunakan pupuk kandang kurang lebih 2 kg tiap lubang, pupuk urea 50 gram tiap lubang, pupuk TSP 50 gram tiap lubang, kapur, dan tanah. Namun, sebelum memasukkan bibit dalam media tanam ada baiknya lakukan pengapuran pada lubang tanam untuk mencegah hama.

Setelah itu, campur semua media tanam yang terdiri dari kapur, pupuk kandang, pupuk urea, pupuk TSP dan tanah ke dalam lubang tanam. Apabila sudah semua, diamkan selama 2 sampai 3 hari.

3. Persiapkan Bibit Tanaman

Bibit tanaman ini bisa diperoleh dari penjual tanaman dengan cara memilih bibit yang terbaik. Selain itu, bibit juga bisa diperoleh dari anakan sekitar tanaman induk yang sudah tumbuh tinggi mencapai 20 sampai 40 cm. Apabila sudah mendapatkan bibit, tinggal tanam biasa saja dan ada baiknya ditanam saat musim penghujan.

Cara Merawat

Tanaman Sente bisa hidup di dataran rendah maupun di dataran tinggi. Asalkan keadaan tanah berada pada kondisi yang cukup lembah dan tempatnya cukup mendapatkan paparan sinar matahari. Oleh karena itu, dalam proses perawatannya pun terbilang mudah seperti berikut ini.

  1. Selama perawatan, ada sebaiknya dilakukan penyiangan yaitu membersihkan gulma atau rumput-rumput yang mengganggu. Proses penyiangan ini bisa dilakukan selama sebulan sekali atau sesuai dengan kondisi gulma agar tanaman tidak terganggu oleh gulma atau rumput liar.
  2. Selain melakukan penyiangan, pemupukan juga harus dilakukan setidaknya setiap tiga bulan sekali. Adapun jenis pupuk yang bisa diberikan adalah pupuk kandang sebanyak 0,5 gram tiap tanaman, pupuk urea 25 gram tiap tanaman maupun pupuk TSP sebanyak 25 gram tiap tanaman.
  3. Jangan lupa untuk melakukan penyiraman sewajarnya saja. Tidak terlalu banyak dan tidak terlalu kurang.

Itulah informasi mengenai tanaman hias Sente. Apabila ingin mengonsumsi tanaman ini sebagai herbal, konsumsilah dengan bijak dan sesuai takaran. Pasalnya tanaman ini mempunyai zat kalsium oksalat dimana zat ini dapat menyebabkan gatal-gatal pada mulut bila tidak diolah dengan baik atau mentah. Tanaman ini juga bisa dimanfaatkan untuk pangan ikan gurame. Apabila tanaman berhasil tumbuh, jaga tanaman agar tetap hidup dengan baik. Percantik koleksi tanaman Anda dengan Bundle Miniboard Stand ini.