Sikas

Sikas

Sumber foto: @pohoniaraya

Siapa yang tidak mengenal tanaman hias unik yang satu ini, meskipun tidak memiliki bunga, namun tanaman ini memiliki keunikan tersendiri dari bentuk bentuk daunnya. Tanaman hias ini juga telah hidup sejak jutaan tahun yang lalu, bahkan disebut-sebut sebagai makanan dinosaurus. Berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang tanaman Sikas.

Ciri, Bentuk dan Warna

Berasal dari keluarga suku Cycadinae, Sikas lebih dikenal dengan sebutan Pakis Haji. Tanaman ini memiliki struktur batang yang keras dan berkayu, serta berwarna coklat. Sementara untuk daunnya berwarna hijau tua mengkilap. Cycas bisa tumbuh hingga panjang sekitar 75 cm, namun pertumbuhannya sangat lambat.

Tanaman ini sangat mudah dikenali, karena memiliki bentuk daun yang unik. Tanaman ini memiliki bentuk daun seperti pohon palem, namun dengan ukuran yang lebih kecil. Cycas memiliki beberapa spesies yang juga banyak dibudidayakan di Indonesia seperti Cycas javana, Cycas rumphii dan lain-lain.

Cara Menanam

Tanaman dengan daun cantik ini bisa dibudidayakan oleh siapapun, karena memang sangat mudah dan tidak memerlukan teknik atau peralatan khusus. Terdapat beberapa langkah jika Anda ingin membudidayakan tanaman ini. Berikut adalah beberapa langkah-langkah mudah dalam membudidayakan tanaman Sikas.

1. Pemilihan Bibit

Bibit dari tanaman ini bisa didapat dengan metode stek. Jadi, pertama, Anda bisa mencari terlebih dahulu tanaman Sikas sebagai indukan. Hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah lakukan pembibitan ini pada musim panas, karena tanaman ini sangat membutuhkan sinar matahari.

2. Persiapan Media Tanam

Penanaman bisa langsung dilakukan pada pot dengan ukuran yang memadai, atau juga bisa ditanam langsung di tanah. Media tanam yang baik adalah tanah dengan campuran kompos yang seimbang, tambahkan juga pasir untuk memberikan ruang oksigen di dalam media tanam. Anda bisa menyiapkannya dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

3. Penaman Bibit

Setelah induk dipotong dengan ukuran kurang lebih 5 cm, langsung saja tancapkan rantingnya pada pot atau polybag. Perlu diperhatikan dalam pemotongan, pastikan pada bagian pangkalnya dipotong dengan bentuk meruncing, karena dengan memotong seperti ini akar akan lebih cepat tumbuh. Jika ingin lebih cepat lagi, Anda bisa menggunakan zat perangsang tumbuh (ZPT).

Cara Merawat

Untuk bisa memberikan daun yang indah, tentunya Anda harus merawat dengan baik tanaman Sikas ini. Perawatan yang dilakukan sebenarnya cukup simpel, Anda hanya perlu menyiram dan membersihkan gulma atau tumbuhan liar yang berada di dalam pot. Pastikan tanaman ini mendapatkan sinar matahari secara penuh.

Anda bisa menempatkan di luar ataupun di dalam rumah, namun poin terpentingnya adalah harus mendapatkan sinar matahari langsung. Jadi, jika Anda menempatkannya di dalam rumah bisa ditempatkan di dekat jendela, agar bisa langsung mendapatkan sinar matahari. Semakin banyak sinar matahari yang didapat, tanaman ini akan memiliki warna yang bagus.

Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara rutin. Anda harus selalu memastikan tanaman ini tidak mengalami kekurangan air. Anda bisa mengurangi penyiraman pada saat musim hujan, karena jika terlalu basah juga akan tidak baik untuk akar tanaman. Penyiraman bisa dilakukan dengan menggunakan gembor, agar air bisa tersebar merata.

Itulah tadi beberapa ulasan mengenai tanaman Sikas atau Pakis Haji. Tanaman ini sebenarnya juga bisa dimanfaatkan sebagai sayur, khusus untuk daun yang masih muda. Kandungan vitamin dan nutrisinya juga sangat tinggi. Jadi, Anda bisa sekaligus mendapatkan dua manfaat, yaitu memiliki tanaman hias dan memiliki tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai sayur.

Agar tampak lebih estetik, Anda bisa menempatkan tanaman Sikas pada rak kayu. Dengan begitu halaman akan lebih tertata rapi dan mudah dibersihkan. Tanaman hias bisa Anda manfaat sebagai penambah pemasukkan, karena seperti yang kita tahu tanaman hias memiliki potensi budidaya dan bisnis, baik di pasar lokal maupun internasional.