Plant Talk: Plant for Beginner

/
Plant Talk: Plant for Beginner

Diselenggarakan oleh @ruang_264 Narasumber:

  1. Jasmine – @plants.friend.andpeople
  2. Asoka Remadja – @asokaremadjas
  3. Ibnu – @curahhujan

Ini adalah catatan dari acara Plant Talk oleh @ruang_264 dengan tema Plant for Beginner yang telah diselenggarakan pada 09 Oktober 2020 via Instagram Live.

Perkenalan

  1. Perkenalkan saya Ibnu, kebetulan saya punya account instagram dengan nama @curahhujan dan kebetulan saya tinggal di Bandung.
  2. Perkenalakan saya Jasmine, saya punya account instagramnya @plants.friend.andpeople. Jadi basically saya Ibu rumah tangga, dan tanaman adalah hobi saya. Jadi kalau ada yang tanya ini harganya berapa atau tanamannya dijual tidak, pasti tidak akan saya jawab.
  3. Saya Asoka Remadja @asokaremadjas, berbeda dengan dua orang narasumber lainnya yang sudah lebih senior, saya cocok dengan tema hari ini. Karena dari history-nya, saya baru mulai suka tanaman sejak Maret 2020.

Pengertian Tumbuhan dan Tanaman

Tumbuhan adalah semua makhluk hidup dengan klorofil yang memiliki dahan, daun, batang dan akar. Sedangkan tanaman adalah tumbuhan yang sengaja ditanam untuk kepentingan ekonomi atau kepentingan lainnya seperti hobi atau koleksi.

Cara merawat Tanaman

Untuk cara merawat tanaman, setiap orang punya tips and trick sendiri. Berikut ini adalah hal yang umumnya dilakukan:

  1. Siram yang pas. Menyiram itu lebih berpatokan dengan media, bukan berapa hari. Karena kadang media masih lembab dan udara juga lembab, misalnya sudah 3 hari tidak disiram tapi media masih lembab, tidak usah disiram juga tidak apa-apa.
  2. Cara tahu lembabnya bagaimana? Cek media tanamnya. Karena tanaman kalau yang akarnya banyak itu akan boros air. Tapi kalau medianya basah terus, harus dicek apakah ada yang salah? Atau medianya kurang poros?
  3. Kemudian ada pertanyaan, kalau yang ditanam di tanah kok tidak pernah busuk ya akarnya? Karena kalau di tanah itu kan akar bisa kemana-mana, jadi tidak terpaku di wadah.
  4. Untuk mengetahui indikasi media itu basah atau tidak, itu juga tergantung media. Kalau medianya mix, yang paling bisa diidentifikasi adalah dengan menyentuh media tanamnya. Kalau tidak mau tangan kotor, bisa dengan sumpit yang ditusukkan ke media tanam.
  5. Untuk penggunaan pot besar, kalau bisa dibuat beberapa lapis media tanam. Misalnya styrofoam, tanah, batu-batuan atau lainnya. Jadi tetap ada drainasenya. Karena untuk tanaman itu masih lebih baik kekeringan daripada over watering. Karena kalau kekeringan kita masih bisa siram, sedangkan kalau over watering itu akarnya akan busuk.

Question and Answer

Apa bedanya misting dan menyiram? Dan seberapa sering misting?

Misting itu berbeda dengan menyiram. Biasanya kalau lagi panas terik, biasanya dimisting, untuk menghindari daun kering atau menggulung.

Kalau menyiram lebih ke media tanamnya, tergantung poros atau tidaknya. Setelah repotting, bisanya langsung siram guyur, dan ditaruh di tempat yang berangin, kalau medianya sudah kering, nanti baru berani misting.

Fungsi Misting adalah menambah kelembaban. Indonesia termasuk yang humidity-nya tinggi, tapi ada musim yang kering juga. Jadi bukan menyiram, tapi menambah kelembaban. Kalau misting dan humidifier itu bagus mana? Sama saja, sama-sama menjaga kelembaban. Hanya berbeda di effort ke tanamannya saja.

Kalau beli tanaman online, kadang akarnya sedikit atau bahkan tidak ada akarnya. Bagaimana tipsnya recovery tanamannya?

Sebenarnya sangat riskan sekali beli tanaman online. Karena kadang seller hanya cutting, langsung packing. Tapi kalau sudah terlanjur beli tanaman online, langsung ganti media, bisa pakai air, atau lumut, tergantung tanamannya. Jadi kalau mau beli tanaman online, at least minta foto tanamannya, karena kalau akarnya sehat, percayalah tanaman masih bisa tumbuh.

Sebenarnya untuk recovery tanaman, tergantung pede-nya kita saja. Mau pakai sphagnum moss bisa, mau langsung pakai media juga boleh. Kalau yang pakai lumut hidup, bisa tapi tidak untuk long last. Karena lumut hidup lama-lama akan busuk dan itu jadi kurang bagus untuk akar.

Kalau beli tanaman online kadang dikirim tanpa pot, jadi bersihkan saja akar yang rontok atau busuk sampai bersih, baru pindahkan ke media tanam.

Tiap orang punya gaya yang berbeda terhadap tanaman. Kalau Mba Jasmine kurang cocok dengan air, sedangkan Asoka merasa lebih cocok dengan air. Jadi jangan selalu berpatok sama saran orang, karena banyak faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman itu sendiri.

Sinar matahari yang rata itu sebaiknya bagaimana?

Kebutuhan sinar matahari setiap tanaman itu berbeda-beda. Misalnya untuk tanaman pohon, biasanya perlu banyak sinar matahari langsung. Sedangkan untuk tanaman hias, biasanya perlu tempat yang lebih teduh. Teduh itu bukan berarti tidak terkena sinar matahari sama sekali, tetap terkena sinar matahari tapi tidak secara langsung, entah itu bernaung di bawah paranet atau di bawah pohon.

Memberikan sinar matahari secara merata berdasarkan tanaman dan tempat berbeda-berbeda. Seperti misalnya, kata orang Monstera Variegata tidak bisa terkena panas matahari. Tapi Asoka di rumah ada (Monstera Variegata), terkena sinar matahari dan bagus. Jadi sebagai pemilik tanaman harus mengetahui, tanaman itu sukanya bagaimana.

Untuk menemukan tempat yang tepat, itu kadang harus coba-coba saja, eksperimen. Misalnya yang sering salah kaprah itu untuk Calathea Orbi. Pernah ada yang bilang sudah ditaruh di dalam rumah yang tidak ada matahari, tapi kok daunnya menguning? Jadi kalau mau di dalam rumah boleh, tapi harus dirotasi tempatnya supaya kena sinar matahari juga.

Untuk tanaman Variegata, apakah ada pengaruh pada tebal tipisnya daun atau dengan umbinya? Kalau memindahkan tanaman dari moss biasanya akarnya banyak banget, apakah harus dibersihkan sampai benar-benar bersih?

Tanaman Variegata kenapa gosong, bagaimana dia bisa mulus, itu kuncinya satu: penyiraman. Kalau kekeringan dia bisa gosong, kebasahan juga bisa gosong. Jadi harus balance. Tanaman Variegata pun tetap perlu kena sinar matahari, agar tumbuhan itu punya imun sendiri. 

Media moss dengan media tanam konvensional pasti berbeda. Setelah pakai moss dan akar sudah oke, kemudian mau dipindahkan ke media tanam konvensional, tidak harus sampai bersih banget, karena kalau moss itu dia mengikat air, jadi lembab tapi tidak menyimpan air. 

Monstera itu walaupun dia variegata, jangan dikasih manja. Tetap diberikan sinar matahari. Jadi beri tanaman untuk proses adaptasi. Misalnya pagi jam 7 kita taruh di luar dan jam 8 pindahkan ke tempat yang lebih teduh, begitu sampai kurang lebih 2-3 minggu. Jadi kalau kena matahari pagi, daunnya lama-lama jadi lebih tebal dan imunnya jadi terbentuk. Memang agak capek awalnya, tapi itu akan membuat di monstera variegata-nya lebih kuat.

Kalau untuk pohon pisang full albino, think twice untuk beli. Karena memang cantik banget, tapi begitu ditaruh didalam rumah, lama-lama daunnya cokelat, nanti sakit hati.

Kalau untuk tanaman yang over watering, apakah perlu ganti total media tanamnya trus kita misting saja atau ada tips lain?

Membongkar media tanam itu hanya untuk mengecek akar, bukan untuk mengganti media. Tapi kalau sudah 3-4 hari belum berkurang basahnya, itu indikasi perlu dicek.

Pemilihan pot juga penting. Ukurannya bukan pada potnya, tapi tanamannya. Kalau misalnya tanaman kecil, tapi potnya besar, itu lebih berisiko untuk over watering. Kalau tanaman masih kecil, kita bisa pakai pot yang lebih flexible seperti botol plastik bekas, jadi akan lebih mudah untuk kita mengecek pertumbuhan dan ketika akan repotting ke pot yang lebih besar jadi lebih mudah.

Bagi Mba Jasmine, pot terakota hanya untuk tanaman yang sudah besar. Karena kalau mau memindahkan tanaman dari pot terakota itu, potnya yang dihancurkan, karena lebih sayang akar tanamannya daripada potnya. 

Dari kacamata Asoka, misalkan over watering dan becek banget, itu akar akan busuk, jadi kalau kita diamkan lama di tanah itu akan busuk. Jadi sebaiknya ganti media tanam.

Sudah 3 bulan propagation, tapi tidak ada pertumbuhan. Itu kenapa?

Perlu diperhatikan, kadang orang pengen beli tanaman dengan harga ekonomis dengan cuttingan. Kalau cuttingan dan dia motongnya tidak ada node (mata tunas), maka tanaman akan hidup tapi tidak akan ada perkembangan. Karena tidak ada calon tunas yang bisa tumbuh.

Jadi lebih baik kita ngumpulin uangnya dulu, untuk beli tanaman yang 2 daun dulu. Dari tanaman yang 2 daun saja masih bisa mati, apalagi yang cuttingan.

Jadi kalau memotong itu harus diperhatikan dan harus tahu di mana mata tunasnya.

Jenis-jenis penyakit tanaman apa saja?

Perhatikan lagi sakitnya kenapa, apakah karena sinar matahari atau kutu? Sebenarnya penyakit tanaman itu banyak banget, ada yang bisa terlihat dan ada yang tidak terlihat. 

Ini kan masuk musim hujan, jadi harus rutin pakai pestisida. Karena lembab, jadi lebih rentan terkena hama. Prevention is important. 
Tanaman itu butuh imun, biar tidak gampang terkena hama tanaman. Kalau sudah terjadi terkena hama, bisa seminggu 2x semprot pestisida. Kalau belum terjadi boleh 1 – 2 minggu sekali.

Untuk dosis pestisida, Mba Jasmine tidak mengikuti dosis yang tertulis di label, namun biasanya dikurangi jadi separuhnya, apalagi kalau sering / rutin. Karena tanaman itu juga kasihan kalau terus-terusan dikasih pestisida. Kalau panas biasanya hamanya jamur, kalau musim hujan biasanya kutu.

Kalau tanaman variegata, penggunaan pestisida itu di daun (tanaman) atau di media tanamnya?

Untuk fungisida dan pestisida, sebaiknya pemakaian di sore hari.

Tips membangun imun tanaman?

Tanaman itu tidak hanya butuh fungisida, pestisida  dan pupuk, tapi juga butuh imun. Ada satu serum/pestisida yang bisa dibilang seperti pupuk, tapi lebih untuk membangun imun, dan memecah sel tanaman. Pupuknya itu:

– Pupuk kalsium: fungsinya untuk merangsang akar, sebagai imun, menstabilkan pH tanah, memecah sel, sehingga tanaman mendapatkan nutrisi yang maksimal.
– Kalau serum yang Asoka punya itu lebih ke booster. Pupuk atau booster yang warnanya coklat ke hitam itu biasanya organik. Jadi mau pakai sebanyak apapun, tidak akan overdosis.

Tidak harus takut tanaman mati, tapi lebih harus mengerti tanaman. Kalau daunnya kering selama akarnya masih bagus, itu pasti masih akan tumbuh.

Tips meninggalkan tanaman keluar kota dalam waktu lumayan lama bagaimana ya? Kalau pandemi sudah lewat 🙂

Caranya gampang banget, bisa pakai botol aqua atau aqua galon berisi air dan pakai sumbu yang disalurkan ke tanaman. Bisa juga dititip, seperti Asoka yang membuka jasa penitipan dan perawatan tanaman.

Untuk tanaman Alocasia, treatment-nya seperti apa? Apakah jenis Alocasia 1 dengan yang lain itu berbeda? Dan apakah bisa beranak? Saya punya Begonia sudah bagus, kemudian saya pindah tempat, daunnya mulai mati satu per satu. Itu tipsnya bagaimana?


Caladium dan Alocasia itu sejenis. Tipsnya kasih tatakan air di bawahnya biar lembab. Medianya lembab bukan basah. Tapi lebih enak kalau di tanah. Bisa sampai besar. 

Begonia, memang ringkih. Untuk jenis-jenis tertentu memang harus dijaga banget. Begonia itu pakai media tanam andam dan bambu dia suka banget, karena andam itu mengikat air tapi tidak becek. Begonia sebaiknya ditaruh di tempat teduh, cukup terkena bias matahari. 

Kalau buat beginner, media tanam hydroton itu bagus tidak?

Hidroton boleh, tapi hanya untuk propagate atau untuk tanaman indoor. Tidak untuk long lasting. Kalau untuk long lasting itu masih bagus media tanam konvensional.

Tips sungkup tanaman bagaimana?

Teknik sungkup itu adalah untuk menjaga kelembaban, jadi biasanya lebih cepat untuk menumbuhkan akar. Berapa lama waktu untuk sungkup? Sampai saat tanaman sudah mulai tumbuh tunas.

Minta masukan  untuk tanaman yang tidak dapat sinar matahari pagi. Dapatnya matahari sore mulai dari jam 1 sampai jam 4 sore, di mana itu terik sekali.  Tipsnya bagaimana? Kelembaban tanaman yang bagus untuk tanaman itu bagusnya berapa? Untuk semut, kalau mau disemprot ke daunnya atau ke media tanamnya?

Yang pertama, kita tidak bisa apa-apa selain mengurangi sinar matahari bisa dengan awning yang bisa digulung. Kalau  untuk yang di indoor dan tidak ada sirkulasi udara, bisa pakai kipas angin.
Kalau misting itu di siang hari, tidak boleh malam hari. Kalau tidak bisa misting siang hari, bisa pakai humidifier yang bisa disetting untuk habis dalam beberapa waktu.

Cari jenis tanaman yang kuat di panas dan indoor. Atau cari tanaman yang bisa pakai media air dan pot kaca dengan pilihan tanaman yang tidak  kalah bagus dibanding Monstera dan Philodendron.
Kelembaban yang bagus itu di angka 60-80.

Wah banyak sekali ilmu tentang tanaman yang sangat bermanfaat buat para Plant Parent dan bisa langsung dipraktikkan di rumah. Plant Parent punya tips lain dalam merawat si anak-anak hijau? Mari berbagi di kolom komentar 🙂

Jangan lupa juga share ke social media kamu dan tag atau mention @plantstorycom @ruang_264 dan tentunya para narasumber keren @plants.friends.andpeople @asokaremadjas @curahhujan yaa.

0 Comments

Registration isn't required.



By commenting you accept the Privacy Policy

Latest Articles

Ini adalah catatan dari acara ngobrol santai via zoom pada 08 Oktober 2020 lalu tentang merawat tanaman bersama beberapa narasumber keren yaitu: Dita Lubis – @didoetTita Margareta – @moss.projectSintha Etnara – @sinthaetnaraRina Ariyanti – @rinaariyanti79Fitri – @rupasha46Andyma Setiawan – @andyma.setiawan Jadi apa saja yang yang dibicarakan? Berikut beberapa poin yang dibahas. Persiapan Awal Memelihara Tanaman […]

Selengkapnya