Spider Plant

/
Spider Plant

“Beranak pinak”.

Kira2 itulah gambaran yang terlihat dari Spider Plant, lihat saja anaknya yang menjuntai, kecil, terbagi banyak. Ini kalau gak salah, indukan Spider Plant yang aku beli tahun 2018 di Medan. Kalau gak salah dulu masih 15 ribu harganya. Sekarang mungkin masih sama, atau mahal2 dikitlah. Maklum yaaa, kan hampir semua tanaman lagi naik daun (mahalan 😄). Nanem Spider Plant ini, anti bandel-bandel club. Indoor bisa, outdoor bisa. Entah udah berapa pot yang dihasilkan dari indukan yang aku punya pertama kali. Ada beberapa juga yang ditinggal di Medan (sekarang tinggal di Tangerang), karena pindah.. Gak semua tanaman yang aku bawa. Salah satunya Spider Plant ini ku tinggal beberapa pot. Cara merawatnya mudah, siram kalau metan kering. Letakkan di bawah naungan, berangin2. Tapi kalau mau kena sinar matahari juga bisa. Ada beberapa Spider Plant ku yang terkena sinar matahari langsung. Alhamdulillah, tahan banting juga. Mau memperbanyak, cukup dengan potong anakkan yang menjuntai. Tancep ke metan. Sesimple itu. Beri pupuk NPK tiap 2 – 3 bulan. Selama 2 tahun aku merawatnya jarang sakit, kena hama, atau semut2 berkeliaran. Paling2, daun rontok yang sudah tua. Atau juga, pernah karna aku keseringan menyiram, beberapa daunnya berguguran. Hihi.. Bertanam-tanam ria, gak selamanya mengocek dompet. Spider Plant, cocok juga lho buat pemula. 🍃🍃

0 Comments

Registration isn't required.



By commenting you accept the Privacy Policy

Latest Articles