Tips Menanam Bonggol Alocasia

Oleh PlantStory
/
Tips Menanam Bonggol Alocasia

Oleh @aku.n.daun

Semakin hari semakin banyak koleksi anak hijau di rumah, timeline social media-pun dipenuhi foto-foto anak hijau. Mulai dari foto plantfluencer favorit sampai foto dari OPS yang posting jualan setiap hari 😀

Nah semakin banyak koleksi anak hijau, biasanya malah terasa banyak yang belum dipunya! Tapi karena semakin hari semakin ‘naik daun’ aja, jadi harganya juga sering bikin kantong menjerit. Bagaimana solusinya? Yes, ada beberapa tanaman yang dijual masih dalam bentuk bonggol yang tentu harganya lebih ekonomis, tapi juga ada resikonya ya. Kalau perawatannya tidak benar, atau salah media tanam, bisa-bisa bonggol malah jadi busuk dan gagal tumbuh.

Jadi bagaimana perawatan bonggol yang benar? Kali ini kita simak tips dari kak @aku.n.daun yang sharing tentang cara menanam bonggol, terutama bonggol Alocasia yaa. Tanpa berlama-lama lagi, langsung kita simak aja tipsnya nih.

Untuk bonggol yang digunakan oleh kak @aku.n.daun adalah bonggol Alocasia ‘dragon scale’.

1. Potting Mix Preparation

Sebelum menanam bonggol, penting sekali untuk tahu bagaimana karakter Alocasia. Masalah utama pada penanaman bonggol Alocasia adalah bonggol busuk! Sudah sering kak @aku.n.daun mengalami ini dan mungkin plant parent lain juga pernah mengalaminya. Bonggol yang busuk terjadi karena media yang terlalu basah atau kurangnya rongga udara di media tanaman, sehingga jamur mudah berkembang dan menyebabkan kebusukan. Kali ini media tanam mix yang digunakan oleh kak @aku.n.daun adalah Perlite, Jungle mix dan Andam.

Apa itu Jungle mix?

Jungle mix ini adalah hasil eksperimen kak @aku.n.daun yang terinspirasi dari Youtube @bo.ta.nist terkait potting mix, tetapi telah dimodifikasi dan disesuaikan dengan bahan yang ada di sekitar.

Komposisi Jungle mix:

  1. Humus hutan: berisi kompos dedaunan hutan yang sudah lapuk dan potongan-potongan daun bambu, kayu lapuk, ranting kayu, dan lain-lain – 50%
  2. Sekam bakar – 30%
  3. Cocopeat – 10%
  4. Granule pupuk Guano (additional nutrients).
  5. Pasir malang – 10%

2. Mixing The Ingredients

Fungsi dari bahan-bahan yang dicampur antara lain adalah:

  1. Perlite
    Porositas. Perlite dapat menyerap air dan nutrisi sehingga dapat mencegah busuknya akar akibat media tanam terlalu basah. Perlite adalah bebatuan silika yang diproses dan dipanaskan di suhu tinggi sehingga PH netral dan steril. PH yang terlalu asam bisa menyebabkan akar tidak dapat menyerap nutrisi secara optimal.
  2. Andam
    Ini adalah material favorit kak @aku.n.daun karena dapat meningkatkan porositas. Bisa menyerap air dan juga mengandung unsur hara.
  3. Jungle mix
    Sebagian besar bahan dari Jungle mix ini berisi nutrisi untuk tanaman.
  4. Furadan dan Antracol
    Tambahkan Furadan dan Antracol secukupnya untuk pencegahan hama dan jamur.

3. Persiapan Bonggol Alocasia

Cuci bonggol dan periksa apakah ada bagian bonggol yang busuk. Cara mengenali bonggol yang sehat. Cek semua bagian bonggol:

  1. Bonggol
    Bonggol yang sehat biasanya berwarna hijau ataupun coklat. Keras dan tidak lonyot. Jika saat dipegang ada yang lonyot, maka itu indikasi bahwa ada bagian bonggol yang busuk. Cek juga bagian kambium apakah ada spot coklat atau merah. Jika masih ada, potong sampai bagian kambium terlihat bagian bersih putih atau hijau tanpa ada spot coklat/merah. Spot coklat/merah adalah indikasi infeksi jamur sehingga harus dibersihkan.
  2. Akar
    Akar sehat berwarna putih bersih. Untuk melihat apakah ada busuk akar, cuci akar dengan hati-hati menggunakan air mengalir (air keran). Buang seluruh akar yang berwarna coklat sampai tidak tersisa. Bagaimana jika tidak ada akar yang tersisa? Apakah masih bisa hidup? Bonggol adalah sumber makanan Alocasia sehingga jangan khawatir karena secara alami Alocasia akan menumbuhkan akar kembali di area bonggol jika cadangan makanan menipis. Ini adalah insting tanaman untuk bertahan hidup.

Jika kondisi bonggol tidak busuk, cuci bersih dan pastikan tidak ada akar mati yang tersisa. Akar yang berwarna coklat dibersihkan hingga habis, karena kemungkinan mengandung jamur. Periksa bonggol apakah ada warna putih-putih seperti jamur. Jika ada, bersihkan sampai hilang. Untuk membersihkan bonggol, bisa juga gunakan detergen yang ramah tanaman. Berhati-hatilah dalam mencuci bonggol, agar akar yang sudah ada tidak rusak.

Jika bonggol busuk, siapkan fungisida yang telah dibuat kental (pasta) dengan sedikit air. Untuk kondisi bonggol yang masih ada daun segarnya serta akar masih sehat, lakukan hal berikut:

  1. Bungkus bagian akar dengan lumut untuk menjaga akar agar tidak kering dan rusak (bungkusnya mirip seperti ketika kita menerima paket tanaman yang dibeli secara online).
  2. Bagian bonggol yang dipotong dibiarkan terbuka kemudian olesi dengan fungisida dan dibiarkan kering.
  3. Diamkan tanaman sampai bagian lukanya benar-benar kering sebelum akhirnya siap tanam lagi. Jika kondisi luka masih basah, kemungkinan bonggol menjadi busuk masih bisa terjadi. Pengeringan ini biasanya membutuhkan waktu sekitar 12-24 jam.
  4. Untuk menjaga agar daun tidak kering, bungkus semua bagian daun menggunakan tisu. Cara ini efektif untuk menjaga kelembaban daun, seperti halnya tanaman yang dikirimkan melalui ekspedisi selama 3-4 hari, daunnya tidak akan layu jika menggunakan metode ini.

Tujuan bagian akar dibungkus lumus adalah supaya akar masih dapat bertahan selama masa pemulihan dan daun masih mendapat nutrisi. Jika bagian potongan bonggol sudah kering, langsung tanam dengan komposisi media tanam sebagai berikut:

Opsi 1:

  1. Perlite 50%
  2. Jungle mix 30%
  3. Andam 20%

Opsi 2:

  1. Perlite 30%
  2. Lumut hidup 70%

Opsi 3:

  1. Hidroton 30%
  2. Sphagnum moss 70%

4. Cara Menanam Bonggol

Penanaman bonggol Alocasia tidak boleh sembarangan karena sangat rawan busuk. Tanam bonggol hanya sampai pada bagian bonggol yang berpotensi menumbuhkan akar, jangan terlalu dalam.

Tempatkan bonggol di tempat yang teduh, tidak terkena hujan dan terkena sinar matahari tidak langsung (indirect light).

Berikut adalah kalimat penutup dari kak untuk potting mix Alocasia @aku.n.daun

Ideal potting mix for Alocasia:

“The potting mixture must be well aerated, well drained, and yet remain moist.”

Yang artinya adalah media tanam harus poros, tapi tetap lembab.

Tips kali ini lengkap sekali ya, sangat cocok buat pecinta Alocasia (dan tanaman berbonggol lainnya) agar bisa melengkapi koleksinya tapi tetap ekonomis. Yuk share info ini agar lebih banyak lagi yang tahu, jangan lupa mention @plantstorycom dan juga @aku.n.daun yaa..

0 Comments

Registration isn't required.



By commenting you accept the Privacy Policy

Latest Articles

Halo #GengAlocasia mari berkumpul 🙂 Kali ini kita share tips merawat Alocasia dari kak @dianayuch nih. Penasaran kan, bagaimana sih perawatan Alocasia yang tepat? Sudah sering baca di sana-sini tapi […]

Selengkapnya