Tips Merawat Tillandsia ala Gerandis dan Garneta Nursery

Oleh PlantStory
/
Tips Merawat Tillandsia ala Gerandis dan Garneta Nursery

Halo plant parent semua, sepertinya sudah lama ya kami tidak berbagi tips tentang anak-anak hijau. Kali ini kami ingin berbagi tips untuk anak hijau yang spesial nih. Kenapa spesial? Karena jenis anak hijau yang kami bagikan tipsnya kali ini adalah jenis air plant alias tanaman yang bisa tumbuh tanpa media tanam! Wah, ada ya anak hijau yang seperti itu. Yuk langsung kita simak aja tipsnya.

Tillandsia adalah jenis air plant, tanaman ini tidak membutuhkan media tanam untuk tumbuh karena mendapatkan nutrisi dari udara dan air yang diserap melalui daunnya. Di habitat aslinya, Tillandsia tumbuh menempel pada pepohonan menggunakan akarnya.

Jenis-jenis Tillandsia

Credit photo @gerandis

Beberapa jenis Tillandsia yang umum ditemukan antara lain:

  1. Tillandsia ionantha druid
  2. Tillandsia ionantha rubra
  3. Tillandsia ionantha fuego
  4. Tillandsia xerographica
  5. Tillandsia andreana
  6. Tillandsia ‘cotton candy’
  7. Tillandsia usneoides alias Jenggot musa alias Spanish moss
  8. Tillandsia bulbosa
  9. Tillandsia stricta
  10. Tillandsia streptophylla

Sejauh pengalaman kak Gerandis, Tillandsia itu akan senang ketika:

  1. Ditempatkan di outdoor yang terang dan sirkulasi udara bagus
  2. Disiram dengan cara dimisting/disemprot, bukan direndam

Koleksi Tillandsia sebelumnya milik kak Gerandis pernah tidak terselamatkan ketika ditempatkan di indoor dan direndam selama 30 menit seminggu sekali. Jadi memang lebih cocok di outdoor yang terang yaa.

Cara Tillandsia berkembang biak

Anakan Tillandsia akan muncul dari ketiak daun Tillandsia dewasa. Anakan ini bisa dipisahkan dari induknya ketika ukurannya minimal sudah ⅓ ukuran induknya.

Cara memisahkannya adalah:

  1. Anakan Tillandsia yang sudah cukup besar, minimal ⅓ dari ukuran induknya, bisa langsung dipotek/dilepaskan dari indukannya.
  2. Setelah itu anakan Tillandsia akan menjadi individu baru.

Karena Tillandsia merupakan jenis air plant, tanaman ini tidak perlu media tanam untuk tumbuh. Jadi bisa langsung digantung, atau ditempel pada papan untuk menghias ruangan. Tips menempelkan Tillandsia ke papan kayu bisa dilakukan dengan mengikat bagian pangkal badan Tillandsia menggunakan kawat, yang kemudian dimasukkan ke lubang papan dan kemudian ikat kawat di bagian belakang papan. 

Tips Perawatan Tillandsia dari Garneta Nursery

Credit photo @gerandis

Kak Gerandis juga mendapatkan beberapa tips perawatan Tillandsia dari @garneta_nursery nih. Apa saja tipsnya? Berikut tips perawatan Tillandsia dari @garneta_nursery:

  1. Pada saat Tillandsia diterima, sebaiknya Tillandsia diletakkan pada lokasi yang memiliki aliran udara yang baik.
  2. Jangan menyiram tanaman tersebut pada saat diterima, karena kondisi tanaman yang masih belum stabil.
  3. Setelah 2 hari sejak diterima, tanaman baru dapat disiram/di spray dengan air.
  4. Tillandsia akan tumbuh subur jika penyiramannya menggunakan air kolam, air aquarium atau air hujan, yang mana ketiga air tersebut sudah memiliki kadar pH air yang sudah netral dan mengandung pupuk dari kotoran ikan tersebut (sama seperti prinsip tanaman hidroponik).
  5. Jangan menyiram tanaman Tillandsia menggunakan air PAM atau air sumur karena pH air tersebut belum stabil. Jika tidak memiliki air kolam/air aquarium, bisa menggunakan air kemasan. Kekurangannya menggunakan air ini adalah tidak adanya unsur hara dalam air tersebut.
  6. Prinsipnya, Tillandsia itu senang dengan air. Semakin sering disiram, maka akan semakin subur selama air yang digunakan seperti pada poin nomor 4. Jika air yang digunakan selain itu, maka kebanyakan menyiram akan membuat tanaman menjadi mati.
  7. Kelemahan dari sering menyiram adalah, bedak putih pada Tillandsia akan menjadi berkurang, sehingga mengurangi keindahan dari tanaman tersebut.
  8. Tillandsia kuat di dalam ruangan tanpa disiram selama 3 minggu.
Credit photo @gerandis

Berikut terlihat perubahan warna khas Tillandsia ionantha fuego ketika akan berbunga. Daunnya akan semakin berwarna merah ketika bunganya sudah akan muncul.

Credit photo @gerandis

Banyak yang bingung membedakan jenis-jenis Tillandsia karena bentuknya yang mirip. Berikut adalah perbedaan antara Tillandsia ionantha fuego vs. Tillandsia var. ionantha

Credit photo @gerandis

Wah, kira-kira di sini banyak penggemar air plant juga tidak ya? Ayo share di kolom komentar ya pengalamannya. Bagi yang baru kenalan sama air plant, apakah tertarik juga buat adopsi Tillandsia? Jangan lupa share dan komen juga di social media kamu dan mention @plantstorycom  kak @gerandis dan juga @garneta_nursery yaa biar makin banyak nih penggemar Tillandsia 🙂

0 Comments

Registration isn't required.



By commenting you accept the Privacy Policy

Latest Articles

seberapa bisa komitmen kalian bisa merawat anak-anak hijau. Jadi bisa mempertimbangkan berapa banyak tanaman yang bisa kita adopsi. Buat pemula yang maunya happy-happy saja dan tanaman yang tidak mudah mati, bisa mulai coba dengan Lidah Mertua, Sirih Gading, Lily Paris, Philodendron juga not bad.

Selengkapnya

Seperti yang kita tahu bahwa media tanam adalah salah satu kunci dan sangat berpengaruh pada pertumbuhan tanaman. Jadi seperti apa media tanam yang bagus untuk tanaman kita? Untuk tanaman indoor sebaiknya memiliki media tanam yang balance yaitu punya daya serap yang bagus, tapi juga poros, karena tanaman indoor ditanam di dalam pot.

Selengkapnya

Masih sering bingung, sebenarnya media tanam apa yang cocok untuk tanaman di rumah? Baiknya media tanam racik, media tanam tunggal, atau moss (lumut)? Kali ini ada tips menarik dari @kebunnya_bro tentang media tanam andalan dan juga mix media tanam untuk masing-masing jenis tanaman.

Selengkapnya